Camat Kalipare Kunjungi Wisata Petik Melon BUMDes Artomoro, Sebut Pionir Ketahanan Pangan Desa
- Jun 21, 2026
- Ikbar Zakariya
XPARETIMES, – Hari pertama pelaksanaan Wisata Petik Melon yang digelar BUMDes Artomoro Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Sabtu (20/6/2026), disambut antusias masyarakat. Sejak pagi, pengunjung berdatangan ke kawasan greenhouse untuk melihat sekaligus memetik langsung melon premium hasil budidaya desa.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Minggu (21/6/2026) itu turut dihadiri Camat Kalipare Heru bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kalipare. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha desa berbasis pertanian modern yang dikelola BUMDes Artomoro.
Dalam kunjungannya, Heru bersama rombongan melihat langsung dua greenhouse melon yang saat ini memasuki masa panen. Selain itu, rombongan juga mengunjungi area budidaya sawi dan berbagai jenis sayuran yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan desa.
Saat ini, BUMDes Artomoro mengelola dua greenhouse dengan total sekitar 2.400 tanaman melon. Masing-masing greenhouse ditanami sekitar 1.200 tanaman yang menghasilkan melon premium varietas Sakata Glamour Inthanon.
Pengelola greenhouse BUMDes Artomoro, Amirul, mengatakan sistem budidaya menggunakan greenhouse memberikan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dibandingkan penanaman di lahan terbuka. Menurutnya, tanaman lebih terlindungi dari serangan hama maupun cuaca ekstrem sehingga kualitas dan produktivitasnya dapat terjaga.
"Kalau di lahan terbuka tingkat keberhasilannya kecil. Tapi di greenhouse semuanya lebih terkontrol dan banyak teknologi yang bisa diterapkan," kata Amirul.
Selain memetik melon langsung dari tanaman, para pengunjung juga mendapatkan kesempatan melihat penerapan pertanian modern yang dikembangkan BUMDes Artomoro. Sejumlah warga tampak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berfoto, berdiskusi, hingga mempelajari teknik budidaya yang diterapkan di dalam greenhouse.
Camat Kalipare Heru mengapresiasi langkah BUMDes Artomoro dalam mengembangkan sektor pertanian berbasis teknologi dan ketahanan pangan. Menurutnya, pengembangan budidaya melon yang dipadukan dengan tanaman sayuran dan sektor peternakan menunjukkan bahwa desa mampu membangun kemandirian ekonomi melalui pengelolaan usaha yang terintegrasi.
"Ketahanan pangan yang dikembangkan BUMDes Artomoro ini sangat baik dan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain. Pionernya ada di BUMDes Artomoro Desa Kalipare," ujar Heru.
Ia berharap program tersebut terus berkembang dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, penyerapan tenaga kerja, maupun penguatan ketahanan pangan di tingkat desa.
"Potensi yang dimiliki cukup besar. Tidak hanya melon, tetapi juga sayuran dan sektor lainnya yang saling mendukung. Ini menjadi bukti bahwa desa mampu mengembangkan usaha yang produktif dan berkelanjutan," katanya.
Wisata Petik Melon BUMDes Artomoro dibuka untuk masyarakat umum mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Melalui kegiatan ini, pengunjung tidak hanya menikmati pengalaman memetik melon premium langsung dari greenhouse, tetapi juga mengenal berbagai sektor pertanian yang dikembangkan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian desa. (*)